Rindu Rasul Bimbo

Jumat, 12 Oktober 2012

Amankan Jemaah Haji, Saudi Kerahkan Petugas Keamanan Perempuan Penulis : 12 Oktober 2012

Mekkah (Sinhat)--Untuk pertama kalinya pihak keamanan mengerahkan petugas keamanan perempuan untuk bertugas di area khusus wanita di sejumlah tempat di Tanah Suci. Petugas keamanan wanita tersebut bertugas untuk mengawasi dan mencegah adanya tindakan kejahatan, terutama pencurian.

Asisten Komandan Keamanan Haji Saudi, Mayor Jenderal Jamaan Al-Ghamdi, mengatakan bahwa semua petugas keamanan telah dilatih untuk menghadapi segala kemungkinan yang timbul pada musim haji ini.

“Sejauh ini, tingkat kejahatan yang terjadi selama musim haji cenderung mengalami penurunan beberapa tahun ini, namun kami juga tetap melakukan antisipasi dari munculnya tindak kejahatan tersebut,” ujarnya, Kamis (11/10), seperti dilansir Arabnews dan Saudi Gazzete.

Dia menjelaskan bahwa ada sekitar 35 ruang tahanan di sekitar Tanah Suci, ruang tahanan tersebut untuk menahan tersangka yang kedapatan melakukan tindak kejahatan. Namun ruang tersebut digunakan sebagai ruang tahanan sementara, sebelum pelaku kejahatan dihukum.

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan 21 tim patroli keamanan dan delapan tim pengintai untuk mengawasi pencuri maupun pencopet di tempat-tempat yang ramai. “Kami juga memasang kamera pengintai di seluruh Mina dan Arafah, dengan tujuan untuk memberikan rasa aman kepada calhaj, sehingga calhaj bisa melakukan ritual ibadah haji dengan khusyuk,” ujar Al-Ghamdi.

Sementara itu, Komite Nasional Haji Saudi meminta agar pembangunan tenda-tenda di Mina diberi jarak, sehingga tidak mengganggu mobilitas para calhaj. Selain itu, pihaknya juga telah memberikan pelatihan bagi 250 petugas keamanan dan keselamatan untuk berjaga di sekitar tenda-tenda calhaj di Mina.

Pertahanan Sipil Makkah mewajibkan untuk setiap pemondokan haji memiliki satu orang petugas yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan calhaj. Hal ini dikarenakan pada tahun lalu, sejumlah agensi haji telah gagal memberikan perlindungan kepada calhaj. Karena itu, mereka tak ingin masalah sama terulan

Kamis, 11 Oktober 2012

Amankan Jemaah Haji, Saudi Kerahkan Petugas Keamanan Perempuan Penulis :           12 Oktober 2012

Mekkah (Sinhat)--Untuk pertama kalinya pihak keamanan mengerahkan petugas keamanan perempuan untuk bertugas di area khusus wanita di sejumlah tempat di Tanah Suci. Petugas keamanan wanita tersebut bertugas untuk mengawasi dan mencegah adanya tindakan kejahatan, terutama pencurian.

Asisten Komandan Keamanan Haji Saudi, Mayor Jenderal Jamaan Al-Ghamdi, mengatakan bahwa semua petugas keamanan telah dilatih untuk menghadapi segala kemungkinan yang timbul pada musim haji ini.

“Sejauh ini, tingkat kejahatan yang terjadi selama musim haji cenderung mengalami penurunan beberapa tahun ini, namun kami juga tetap melakukan antisipasi dari munculnya tindak kejahatan tersebut,” ujarnya, Kamis (11/10), seperti dilansir Arabnews dan Saudi Gazzete.

Dia menjelaskan bahwa ada sekitar 35 ruang tahanan di sekitar Tanah Suci, ruang tahanan tersebut untuk menahan tersangka yang kedapatan melakukan tindak kejahatan. Namun ruang tersebut digunakan sebagai ruang tahanan sementara, sebelum pelaku kejahatan dihukum.

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan 21 tim patroli keamanan dan delapan tim pengintai untuk mengawasi pencuri maupun pencopet di tempat-tempat yang ramai. “Kami juga memasang kamera pengintai di seluruh Mina dan Arafah, dengan tujuan untuk memberikan rasa aman kepada calhaj, sehingga calhaj bisa melakukan ritual ibadah haji dengan khusyuk,” ujar Al-Ghamdi.

Sementara itu, Komite Nasional Haji Saudi meminta agar pembangunan tenda-tenda di Mina diberi jarak, sehingga tidak mengganggu mobilitas para calhaj. Selain itu, pihaknya juga telah memberikan pelatihan bagi 250 petugas keamanan dan keselamatan untuk berjaga di sekitar tenda-tenda calhaj di Mina.

Pertahanan Sipil Makkah mewajibkan untuk setiap pemondokan haji memiliki satu orang petugas yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan calhaj. Hal ini dikarenakan pada tahun lalu, sejumlah agensi haji telah gagal memberikan perlindungan kepada calhaj. Karena itu, mereka tak ingin masalah sama terulan

KBIH Ditutup, Bila Terlibat Jual Beli Porsi Penulis : Oktober 2012

Surabaya (Sinhat)--Kementrian Agama Jawa Timur (Kemenag Jatim) akan memberikan sanksi keras kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang nakal dan terbukti melakukan jual beli porsi haji kepada calon jamaah haji. Pernyataan tegas itu terkait terbongkarnya 36 paspor haji palsu asal Mojokerto beberapa hari lalu di embarkasi Surabaya.

Kepala Bagian Humas Kemenag Jatim, Fatchul Arif, mengatakan pihaknya akan melaporkan ke Kemenag pusat soal adanya indikasi kecurangan yang dilakukan KBIH dengan menjual porsi haji. “Kita akan usulkan izin KBIH tersebut akan kita cabut,” ungkapnya, Kamis (11/10).

Sebelumnya 36 calon jamaah haji asal Mojokerto kedapatan memiliki paspor haji palsu atau tidak sesuai dengan identitas jamaah yang berangkat. Diduga KBIH yang membimbing 36 calon jamaah haji tersebut melakukan jual beli porsi haji dari jamaah yang diindikasi berhalangan berangkat dan digantikan dengan jamaah lain.

“Pasti yang menjadi inisiator pengalihan jatah haji ini orang dalam KBIH,” ungkapnya. Walau demikian, Arif tidak serta merta menuduh ini adalah permainan dari KBIH, karena bisa jadi yang bermain adalah oknum di dalam KBIH tanpa melibatkan KBIH secara keseluruhan. “Tapi ini menjadi pelajaran, dan KBIH harus diberi peringatan,” terang Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jatim ini.

Arif pun tidak membantah bila upaya jual beli porsi haji dapat hilang begitu saja. Ia bahkan memperkirakan kecurangan ini akan terus terjadi selama waiting list pemberangkatan jamaah haji hingga 12 tahun. “Kesempatan itu diambil oleh beberapa oknum KBIH dengan menukar jamaah yang berhalangan dengan yang memesan cepat tadi,” ungkapnya.

Ditanya apakah jual beli porsi haji ini juga melibatkan oknum Kemenag Jatim. Arif tidak berani menduga-duga. “Belum bisa dikatakan seperti itu,” ucapnya. Namun pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan di Kemenag Mojokerto, terkait adanya paspor haji palsu dan jual beli pori haji tersebut. Saat ini praktik jual beli porsi haji tersebut pun sudah daam pemeriksaan kepolisian.

Untuk ke 36 jamaah haji yang terkait paspor palsu. Dipastikan Kemenag saat ini mereka gagal berangkat bersama rombongan kloter 44 pada tahun ini. “Mereka akan diikutkan dalam rombongan pemberangkatan haji pada tahun depan,” pungkasnya.(Rep)

Selasa, 09 Oktober 2012

Pendaftaran Haji Gunakan Teknologi Biometrik

Penulis :
10 Oktober 2012
Pangkalpinang(Sinhat)--Kementerian Agama secara bertahap menggunakan pendaftaran haji dengan menggunakan teknologi biometrik berbasis web sehingga ke depan kemungkinan terjadinya kesalahan identitas calon haji (Calhaj) dapat dieliminir.

Guna mendukung ke arah itu, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) secara bertahap menyelenggarakan pelatihan perekaman data menggunakan biometrik berbasis web di berbagai tempat, kata Drs. Ahmad Baedawi M.Ed, Kasubbag Informasi Haji di Pangkalpinang, Selasa.

Pelatihan yang diikuti sekitar 35 orang dari kabupaten/kota di Pangkalpinang itu berlangsung pada 8 sampai 9 Oktober, dibuka Kakanwil Kemenag Bangka Belitung, Prof. Dr. H. Hatamar M.Ag.Pelatihan itu sendiri akan disusul di beberapa daerah lainnya.

Sistem perekaman data menggunakan biometrik banyak keuntungannya, kata praktisi IT Aman Rahiman dari Citra Natasolusi.Teknologi ini bisa mendeteksi keberangkatan seorang jemaah yang telah menunaikan pergi haji
berulang-ulang.

Bukan itu saja, yang lebih penting ke depan akurasi data bisa dipertanggungjawabkan dan bisa dijadikan pijakan sebagai bahan pengambil keputusan, katanya.

Teknologi biometrik yang digunakan Ditjen PHU untuk pendaftaran haji itu mulai diberlakukan dalam dua tahun terakhir. Itu memang belum seluruhnya. Hanya sebagian dari jemaah yang didaftar.

Selama dua tahun itu, menurut Baedawi, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Sebab dapat ditampilkan secara real time. Kantor Kemenag di kota dan kabupaten ke depan sudah harus memiliki peralatan pendukung untuk itu.

Karena itu, sebelum peralatan rekam data dikirim, pihaknya menyelenggarakan pelatihan.Sampai saat ini tercatat sudah 310 orang dari berbagai kota dan kabupaten ikut pelatihan perekaman data menggunakan teknologi biometrik.

Untuk yang ikut di Pangkalpinang sebanyak 35 orang berasal dari daerah pemekaran seperti kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Kabupaten Supiori di Papua. Termasuk
dari kabupaten di provinsi Sumut, Babel dan Aceh.Secara teknis, teknologi ini sama seperti yang digunakan e-KTP.

Hanya saja untuk dewasa ini banyak menemui tantangan terkait terbatasnya kemampuan server. Jika keluatannya 64 kilo byte per second (Kbps), pengiroman data akan lemot. Penyebabnya data yang dikirim kapasitasnya sangat besar.Untuk mengtasinya, dapat menggunakan teknologi Enterprise Servise Bus (ESB).

Teknologi tergolong baru kedepan akan banyak digunakan, kata Aman. Selain itu, teknologinya pun sudah harus mengikuti standar biometrik internasional, ICAO (International Civil Aviation Organization), katanya.(ant/ess)
 

Direktur Pelayanan Haji Sri Ilham : Korban Kebakaran Bis Dapat Pakaian dan Santunan

Penulis :
10 Oktober 2012
Jakarta(Sinhat)--Kementerian Agama (Kemenag) melalui perwakilan Daerah Kerja Mekkah telah membelikan pakaian untuk calon jemaah haji (calhaj) Indonesia, karena koper yang berisi pakaian mereka terbakar dalam peristiwa kebakaran yang menimpa bis yang membawa mereka dari Madinah menuju Mekkah.

“Kami telah membelikan pakaian untuk mereka (calhaj),” kata Direktur Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Ny. Sri Ilham Lubis dalam pesan singkatnya yang diterima di Jakarta, Selasa sore.

Ia mengatakan mereka juga mendapat uang kerahiman sebesar 1.000 riyal, atau Rp2,5 juta (asumsi kurs 1 riyal sama dengan Rp2.500,-) untuk 47 calhaj rombongan kelima sudah diberikan Syarikah Ummul Qura sesaat calhaj sampai di pemondokan.

Diberitakan sebelumnya, bis yang mengangkut calhaj Indonesia dari Madinah ke Makkah terbakar di 20 kilometer sebelum cek poin Jumum, Senin (8/10) sekitar pukul 16:30 waktu Arab Saudi, atau 20:30 WIB. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, tapi koper mereka yang ditempatkan di atas bis terbakar habis. Mereka adalah berasal dari Kelompok Terbang (Kloter) 13 Embarkasi Makassar. (johara)

Senin, 08 Oktober 2012

Kadaker Mekkah Tuntut Perusahaan Bus Bayar Ganti Rugi

Penulis :
09 Oktober 2012
Mekkah (Sinhat)--Kepala Daerah Kerja Makkah, Arsyad Hidayat, mendesak perusahaan bus Umul Quro membayar ganti rugi kepada jamaah. Sebab, peristiwa terbakarnya bus tersebut telah menghanguskan seluruh koper dan tas jamaah yang disimpan di atap bus.

‘’Kami akan menuntut ganti rugi, karena jamaah telah kehilangan koper dan tas mereka,’’  ujar Arsyad.  Menurut dia, jamaah calon haji Indonesia yang tas dan kopernya hangus harus mendapat ganti rugi dari pihak perusahaan bus.

Seperti diberitakan sebelumnya,  bus yang mengangkut jamaah calon haji Indonesia dari Madinah ke Mekkah terbakar di 20 kilometer sebelum cek poin Jumum, Senin (8/10) sore waktu Arab Saudi.

‘’Tak ada korban jiwa dan luka akibat peristiwa itu,’’ kata Kepala Daerah Kerja Makkah, Arsyad Hidayat. Bus tersebut mengangkut 45 jamaah calon haji rombongan 5 kloter 13 embarkasi Ujungpandang.

Peristiwa terbakarnya bus itu diduga menghanguskan koper-koper calon jamaah haji yang disimpan di atap bus. ‘’Begitu bus terbakar, jamaah haji langsung keluar menyelamatkan diri,’’ tutur Arsyad.

Rombongan calon jamaah haji itu langsung dievakuasi ke pemondokan di Sektor VIII. ‘’Saya sudah menugaskan kepala seksi pengamanan untuk mengecek masalah ini ke lapangan.’’(MCH/Heri Ruslan)

Bus Jamaah Haji Indonesia Terbakar

Penulis :
09 Oktober 2012
Mekkah (Sinhat)--Bus yang mengangkut jamaah calon haji Indonesia dari Madinah ke Makkah terbakar di 20 kilometer sebelum cek poin Jumum, Senin (8/10) sektar pukul 16.30 waktu Arab Saudi.

‘’Tak ada korban jiwa dan luka akibat peristiwa itu,’’ kata Kepala Daerah Kerja Makkah, Arsyad Hidayat. Bus tersebut mengangkut 47 jamaah calon haji rombongan 5 kloter 13 embarkasi Ujungpandang.

Peristiwa terbakarnya bus itu diduga menghanguskan koper-koper calon jamaah haji yang disimpan di atap bus. ‘’Begitu bus terbakar, jamaah haji langsung keluar menyelamatkan diri, semua selamat tak ada yang terluka,’’ tutur Arsyad.

Rombongan calon jamaah haji itu langsung dievakuasi ke pemondokan di Sektor VIII. ‘’Saya sudah menugaskan kepala seksi pengamanan untuk mengecek masalah ini ke lapangan.’’(MCH/Heri Ruslan)